Dinilai Disdik Tubaba Tidak Mengoptimalkan Penyerapan DAK 2019.

Gajahmadanews.com – Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2019 yang disebut DAK Fisik Bidang Pendidikan yang bersumber dari APBN tahun 2019 merupakan bantuan pusat dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, diketahui Dinas Pendidikan Tulang Bawang Barat (Tubaba) menerima bantuan DAK Fisik Bidang Pendidikan tersebut dengan total sejumlah Rp,18,8 miliar dengan tujuan untuk meningkatkan mutu sarana dan prasarana bidang pendidikan sekolah yang ada di Tubaba.

Dana alokasi khusus (DAK) tahun anggaran 2019 yang bersumber dari APBN tersebut merupakan DAK Fisik Bidang Pendidikan diketahui terdapat 60 sekolah yang menerima diantaranya SMP 26 sekolah, SD 34 dan 1 sekolah Paud TK Negri.

Disinyalir penyerapan DAK fisik bidang pendidikan di setiap sekolah dapat berpotensi merugikan negara dalam pelaksanaannya, Diduga hal tersebut akibat lemahnya kepengawasaan yang di lakukan oleh Dinas Pendidikan setempat. Selasa (21/01/2020).

Seperti halnya sekolah SMPN 02 dan SMPN 5 Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kedua sekolah tersebut sama-sama menerima anggaran DAK Fisik Bidang pendidikan dengan anggaran yang sama.

Dana alokasi khusus (DAK) yang di terima oleh SMPN 02 Tulang Bawang Tengah. Diketahui sekolah tersebut menerima bantuan berupa Rehabilitasi ruang kelas 5 ruang dengan anggaran Rp.468.828.120. Bedasarkan hasil pantauan tim di lokasi anggaran tersebut hanya mampu melakukan rehabilitasi atap yang sebelumnya genteng biasa di ganti dengan baja ringan.

Lalu untuk plafon SMPN 2 TBT tersebut juga di ganti keseluruhan nya yakni 5 Ruang, Sementara untuk Jendela, kusen dan pintu sekolah tersebut hanya mengganti 3 Ruang saja mengunakan PVC dan untuk 2 ruang nya jendela, kusen dan pintu tidak di ganti.

“Kalau untuk keramiknya ini kita tidak ganti hanya melakukan tambal sulam saja karena masih banyak yang bagus.” Ucap Erwansah Kepala sekolah tersebut saat di konfirmasi.

Saat di bandingkan denga SMPN 5 Tulang Bawang tengah dengan pagu anggaran yang sama sekolah SMPN 5 TBT justru mampu untuk merehabilitasi 6 Ruang kelas bahkan mampu mengganti keseluruhan keramik baru 3 Ruang kelas Serta mengganti baja ringan dan pelapon di 6 Ruang kelas tersebut dan sama sama mengganti 3 Jendela pintu dengan PVC.

Bahkan dari anggaran yang sama SMPN 5 TBT juga mampu membuat 1 Unit sumur Bor, hal itu di jelaskan sesuai dengan konfirmasi tertulis kepada Ketua P2S Suyatno.

Berdasarkan hasil konfirmasi Diketahui untuk rehabilitasi SMPN yang bersumber dari Dana alokasi khusus kegiatan rehabilitasi sekolah tersebut dengan kegiatan yang hampir sama dan dengan anggaran yang jumlahnya sama setiap sekolah melakukan rehabilitasi yang jumlah ruang kelasnya berbeda.

Rehabilitasi tersebut justru Bahkan ada yang mampu menambahkan keramik dinding di 6 ruang yang tentunya memiliki harga persetiap meter keramik tersebut. Selain itu ada juga Rehabilitasi dengan anggaran yang sama dan pengerjaan yang sama hanya mampu merehabilitasi 4 Ruang saja.

Diketahui SMPN 02 Tulang Bawang Tengah
– Rehabilitasi Gedung A 3 Ruang
– Rehabilitasi Gudung B 2 Ruang
Total 5 RuangRp. 468.828.120.,

SMPN 05 Tulang Bawang Tengah
– Rehabilitasi Ruang Kelas
A Sedang 3 Ruang Rp.322.226.941
B Ringan 3 Ruang Rp. 146.601.179
Total Rp. 468.828.120

SMPN 01 Tulang Bawang Udik
– Rehabilitasi 3 Ruang kelas dan 1 Perpustakaan
Rp.468.828.120

SMPN 1 Gunung Terang
– Rehabilitasi ruang kelas 4 Ruang
Rp.468.828.120

SMPN 01 Lambu Kibang
– Rehabilitasi ruang kelas 6 Ruang
Rp.468.828.120

SMPN 2 Lambu Kibang
– Rehabilitasi ruang kelas 4 Ruang
Rp.468.828.120

Samapai saat ini Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) belum dapat dikonfirmasi. (Zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *